Save Blok Mahakam, Save Indonesia”


Blok Mahakam merupakan salah satu ladang gas terbesar di Indonesia dengan rata-rata produksi sekitar 2.200 juta kaki kubik per hari (MMSCFD). Cadangan blok Mahakam sekitar 27 triliun cubic feet (tcf). Sejak 1970 hingga 2011, sekitar 50% (13,5 tcf) cadangan telah dieksploitasi, dengan pendapatan kotor sekitar US$ 100 miliar. Cadangan yang tersisa saat ini sekitar 12,5 tcf, dengan harga gas yang terus naik, blok Mahakam berpotensi pendapatan kotor US$ 160 miliar atau sekitar Rp 1500 triliun!

Tapi ironisnya, Kontrak Kerja Sama (KKS) Blok Mahakam yang ditandatangani pemerintah dengan Total E&P Indonesie dan Inpex Corporation (Jepang) pada 31 Maret 1967, beberapa minggu setelah Soeharto dilantik menjadi Presiden RI ke-2. Kontrak berlaku selama 30 tahun hingga 31 Maret 1997. Namun beberapa bulan sebelum Soeharto lengser, kontrak Mahakam diperpanjang selama 20 tahun, sehingga kontrak akan berakhir pada 31 Maret 2017.

Karena besarnya cadangan tersisa, pihak asing telah kembali mengajukan perpanjangan kontrak. Di samping permintaan dari manajemen Total, PM Prancis Francois Fillon telah meminta perpanjangan kontrak Mahakam pada kesempatan kunjungan ke Jakarta Juli 2011. Disamping itu Menteri Perda­ga­ngan Luar Negeri Pran­cis Ni­cole Bricq kembali meminta perpanjangan kontrak saat kunjungan Jero Wacik di Paris, 23 Juli 2012. Belum puas melakukan negoisasi, untuk mengamankan kepentingannya, komprador asing kembali  melakukan pertemuan antara CEO Inpex Toshiaki Kitamura dengan Wakil Presiden Boediono dan Presiden SBY pada 14 September 2012

Kondisi ini jelas memprihatinkan dan jelas melanggar UU Migas No.22/2001. Dalam konstitusi ditegaskan jika kontrak migas berakhir, pengelolaannya dapat diserahkan kepada BUMN. Dalam hal ini, Pertamina sudah menyatakan keinginan dan kesanggupan mengelola blok Mahakam sejak 2008 hingga sekarang. Namun banyak pihak yang rupanya menginginkan bangsa ini dikuasai asing dan berusaha menggagalkan rencana Pertamina tersebut. .

Kita layak khawatir proses blok Cepu yang diserahkan pada Exxon (2006) mungkin terulang pada Blok Mahakam. Jika proses advokasi terhadap Blok Mahakam tidak dijalankan, kita layak mengibarkan bendera setengah tiang dimana BUMN Indonesia akan kembali menjadi pecundang, rakyat Indonesia juga akan kembali dirugikan!!!

Maka, sebagai salah satu elemen bangsa, KAMMI berusaha bergerak dan mengadvokasi kepentingan energi nasional dan tidak akan pernah membiarkan kepentingan asing terus mendominasi kebijakan dan penguasaan energi nasional. Blok Mahakam adalah milik rakyat Indonesia dan harus dikelola pemerintah Indonesia.
Merespons kondisi tersebut, Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia menyatakan sikap :
  1. Menuntut tegas kepada pemerintahan SBY-Boediono untuk melakukan nasionalisasi seluruh asset tambang nasional
  2. Meminta kepada pemerintahan SBY-Boediono untuk memutus kontrak Blok Mahakam paling lambat 31 Desember 2012
  3. Mendukung pemerintah melalui PT Pertamina mengelola Blok Mahakam sejak berakhirnya kontrak dari Total  EP pada 31 Maret 2017

Jakarta, 16 Oktober 2012

Muhammad Ilyas Lc
Ketua Umum PP KAMMI
Kontak Person:
Sugeng 081385754066
Dindin 0813 8386 6267

Sumber : http://kammi.or.id/pernyataan-sikap-kammi-save-blok-mahakam-save-indonesia/

Syariat Islam di Aceh Tidak Ada Hubungan dengan HAM

BANDA ACEH – Puluhan anggota Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Aceh menggelar aksi di Bundaran Simpang Lima Kota Banda Aceh, sekitar pukul 10.30 WIB, Selasa, 16 Oktober 2012.

Pantauan atjehpost.com di lokasi, para peserta aksi dilengkapi alat peraga berupa sepanduk dan juga kertas karton bertulisan “SAVE SYARIAT Islam”. Massa juga bergantian melakukan aksi sambil berteriak selamatkan syariat Islam di Aceh.

Koordinator Aksi sekaligus pimpinan KAMMI Aceh, Fasil Qasim mengatakan, aksi dilakukan serentak di beberapa daerah di kabupaten kota di Aceh. Semua aksi tersebut mengangkat tema yang sama.

Kata Faisal Qasim, tempat-tempat atau daerah yang menggelar aksi adalah Langsa, Meulaboh, Aceh Utara, dan Lhokseumawe.

Dia mengatakan, penegakan Syariat Islam di Aceh tidak ada hubungannya dengan Hak Asasi Manusia (HAM).

“Kita harapkan pemerintah dan masyarakat serta elemen-elemen lain serius dan berkomitmen dalam menjalankan syariat Islam di Aceh,” ujar dia.[atjeh post)

KAMMI : Rakyat bisa usulkan pembubaran BNPT

JAKARTA (Arrahmah.com) - Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) M Ilyas menilai rencana Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melakukan sertifikasi ulama merupakan usulan yang aneh.

“Usulan aneh yang tidak lucu,” kata Ilyas, Selasa (11/9) seperti dikutip itoday.

Menurut Ilyas, rencana itu bisa memunculkan reaksi dari rakyat dengan mengusulkan pembubaran BNPT. “Nanti rakyat bisa usulkan pembubaran BNPT,” paparnya.

Ia mengusulkan, daripada pemerintah mengurusi kasus teroris yang tidak jelas dan merupakan agenda negara asing, lebih baik membuka kembali kasus korupsi yang merugikan negara triliunan rupiah.

“Saya minta pemerintah tegas usut Century, Hambalang, bahkan kasus BLBI harus dibongkar kembali, isu terorisme ini agenda negara lain, kita jangan latah ngekor agenda negara lain, sementara puluhan juta rakyat indonesia masih miskin,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, BNPT merencakan melakukan uji sertifikasi bagi da’i, ustad dan ulama sebagai upaya untuk mencegah ajaran Islam radikal.

“Dengan sertifikasi, maka pemerintah negara tersebut dapat mengukur sejauh mana peran ulama dalam menumbuhkan gerakan radikal sehingga dapat diantisipasi,” kata Direktur Deradikalisasi BNPT, Irfan Idris dalam diskusi Sindoradiao, Polemik, bertajuk “Teror Tak Kunjung Usai” di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (8/9). (bilal/arrahmah.com)

KAMMI : JIL Lebih Bahaya Dari Teroris

itoday - Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) M Ilyas menanggapi tuduhan aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL) Guntur Romli bahwa gerakan ‘Indonesia Tanpa JIL’ sebagai teroris.

Menurut Ilyas, justru yang paling berbahaya dan merusak bangsa Indonesia itu ide-ide yang disebarkan JIL bahkan melebihi teroris.

“JIL lebih kejam dari teroris, sebab, JIL akan merusak pemikiran generasi muda bangsa ini,” kata alumni Fakultas Syariah Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) kepada itoday, Rabu (12/9).

Kata Ilyas, JIL yang menyebarkan ide-ide kebebasan ala barat memunculkan perilaku seks bebas dan sangat bertentangan dengan budaya bangsa Indonesia. “sekarag seks bebas merajalela, itu semua tidak terlepas dari peran JIL yang mengekor terhadap budaya barat yang salah kaprah,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengatakan, JIL itu proyek sekulerisme yang berbahaya bagi masa depan bangsa dan NKRI.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, aktivis JIL Muhammad Guntur Romli kembali membuat blunder. Suami aktivis liberal Nong Darol Mahmada ini menuding gerakan Indonesia Tanpa JIL sebagai teroris.

Melalui akun Twitter ‏@GunturRomli, Guntur Romli menulis: ”Di twitter, para teroris itu menulis bio nya: Indonesia Tanpa JIL, Indonesia Tanpa Liberal :D . Apakah twit gini: yg nulis bio di twitter: Indonesia Tanpa JIL, Indonesia Tanpa Liberal adlh teroris? Tp klau mau ngaku sndiri gpp sih haha”.

Simber : http://kammi.or.id/kammi-jil-lebih-bahaya-dari-terorisi/

KAMMI Ponorogo Launching Program “Kaca”

PONORGO - Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Ponorogo mengadakan launching program KACA (KAMMI Cinta Al-Qur’an), Minggu (16/9) bertempat di Masjid Al-Mubarok, kegiatan ini menghadirkan sekitar 32 Peserta yang terdiri dari mahasiswa STAIN, UNMUH, STKIP dan INSURI Ponorogo.

Program KACA merupakan bentuk kerjasama KAMMI bersama “UMMI Foundation” untuk tahsin Al-Qur’an.

Koordinator UMMI Ponorogo, Ust Muhammad Wahyudi menyatakan  sangat senang dan memberikan apresiasi positif terhadap program KAMMI Ponorogo.

Dalam kesempatan itu, beliau juga menyampaikan bahwa program di UMMI Foundation akan memberikan servis kepada peserta bukan sekedar bisa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai tajwid, tetapi lebih dari itu yakni diharapkan peserta mampu menjadi seorang pengajar UMMI.

“Saat ini Ponorogo sedang krisis pengajar Al-Qur’an yang bersertifikat. Maka dari itu diharapkan peserta dapat menjadi iron stock untuk pengajaran Al-Qur’an,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator program KACA, Azizah menyampaikan bahwa program belajar Al-Qur’an ini Insya Allah tuntas hanya dalam 15 Kali pertemuan sebagaimana program yang ada di “UMMI Foundation”.
Tak lupa, ketua KAMMI  Ponorogo Akh Sugeng Widodo dalam sambutannya sangat mengharapkan agar peserta sungguh-sungguh dan semoga bisa istiqomah

KAMMI Aceh Tolak Anggota Komnas HAM Gay

SUARAACEH.COMBanda Aceh, Lagi-lagi isu gay kembali menghangat di Indonesia. Kali ini adalah terkait dengan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang telah berakhir masa tugasnya pada agustus yang lalu dan mulai dilaksanakannya seleksi calon anggota komisi yang baru untuk periode 2012-2017.

Adalah Dede Oetama seorang pendiri GAYa Nusantara yang merupakan salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat yang mengangkat isu-isu feminis dan selalu meyuarakan kebebasan berekspresi tanpa batas termasuklah diantaranya pengarustamaan dalam hal perkawinan sesama jenis (kawin sesama jenis) yang merupakan salah satu tabiat kaum ‘Ad pada masa Nabiyullah Luth As.

Terkait dengan hal tersebut, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Wilayah Aceh menyatakan sikap menolak tegas hadirnya anggota Komnas HAM dari kalangan aktivis gay karena melanggar Undang-undang dimana Indonesia adalah Negara yang memiliki undang-undang tentang perkawinan dan menolak Gay. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum KAMMI Aceh, Faisal Qasim, SH kepada Suara Aceh, (Rabu, 12/9/2012).

Indonesia sebagai sebuah negara Hukum seharusnya segala sesuatunya berlandaskan kepada hukum-hukum dasar Negara yaitu Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia. Dalam undang-undang jelas dicantumkan dalam pasal 29 bahwa perkawinan adalah sebuah ikatan suci antara seorang laki-laki dan perempuan. Dan juga setiap agama-agama yang dilegalkan di indonesia semua tidak mentolerir adanya perkawinan sesama jenis, kata Faisal.

Faisal juga juga mengungkapkan, bahwa pihaknya mengeluarkan sikap sebagai berikut:

1. Menolak Calon Anggota Komnas HAM yang melanggar peraturan Perudang-Undangan, Merusak Moral dan melanggar norma-norma Agama;

2. Menolak Gay dan Kaum Transgender lainnya untuk masuk ke Lembaga Negara sekelas Komnas HAM; Hal ini akan melecehkan kewibawaan Negara, karena kaum Transgender tidak di akui dalam Undang-Undang Indonesia;

3. Mendesak Komisi III DPR RI untuk tidak meloloskan Calon Anggota Komnas HAM yang tidak sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan;

4. Mengajak Seluruh Masyarakat Aceh dan Indonesia untuk bersama-bersama menolak setiap kebijakan yang berpotensi merusak Moral dan Aqidah Ummat dan Masyarakat Indonesia. (TZ)

Sumber :  http://kammi.or.id/kammi-aceh-tolak-anggota-komnas-ham-gay/

KAMMI KEPRI Hadirkan Majalah Elektronik

Batam - Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kepri menghadirkan majalah elektronik bernama Satu Tekad untuk seluruh mahasiswa di kepulauan Riau. Majalah ini disusun oleh tim humas dan media PD KAMMI kepri yang diketuai oleh Puri Suryani. Ia mengatakan inisiatif membuat majalah elektronik ini dikarenakan mengingat internet di saat ini telah menjadi kebutuhan tersendiri bagi setiap pihak.

“saat ini internet telah menjadi kebutuhan banyak orang, termasuk mahasiswa. Apalagi dengan adanya jejaring sosial. Oleh karena itu kami berinisiatif untuk membuat majalah elektronik yang dapat memberikan informasi-informasi terkait dunia kemahasiswaan,” ujar Puri.

Majalah elektronik ini direncanakan akan terbit setiap sebulan sekali. Di edisi perdananya majalah bernama satu tekad ini mengangkat tema selamat datang mahasiswa. Menurut puri, tema ini sesuai dengan kondisi yang terjadi saat ini.

“sekarang ini kan sedang masa penerimaan mahasiswa baru, jadi kami sengaja memilih tema yang berkaitan dengan mahasiswa baru pada edisi perdana ini. Di dalamnya dibahas topik menjadikan kuliah tidak sekedar status, tips beradaptasi di lingkungan kampus, tips menjaga kesehatan saat ospek dan topik lainnya yang sangat menarik untuk disimak,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua umum PD KAMMI Kepri, Raja Dachroni berharap Majalah ini mampu diterima oleh seluruh pihak dan menjadi salah satu sarana sarana bagi seluruh mahasiswa di Kepri untuk menyalurkan aspirasi.

“Majalah ini merupakan media aspirasi mahasiswa di Kepri dan kampus. Ini juga merupakan bentuk kontribusi KAMMI kepada para mahasiswa dan provinsi Kepri,”harap mantan Ketua BEM STISIPOL Raja Haji ini.

Sumber : http://kammi.or.id/kammi-kepri-hadirkan-majalah-elektronik-satu-tekad/

KAMMI Menolak Intervensi AS

Kedatangan Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton ke Indonesia sejak (3/9) telah menimbulkan reaksi dari berbagai macam pihak. Salah satu kecaman datang dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia.

“Kedatangan Hillary ketiga kalinya di Indonesia merupakan upaya untuk menancapkan dominasi AS di Indonesia. Sebab kita tahu penghentian produksi Freeport beberapa waktu lalu mengganggu kepentingan ekonomi AS, “ tegas Ketua Umum Pengurus Pusat KAMMI, Muhammad Ilyas di Jakarta, Selasa (4/9)

Menurut Ilyas, AS tidak menginginkan kasus penghentian Freeport tidak terjadi lagi. Sehingga diperlukan lobi langsung pemerintah AS kepada Indonesia. Agenda ini jelas merupakan intervensi AS terhadap kedaulatan Indonesia khususnya di sektor pertambangan.

“Melihat kondisi itu, KAMMI mendesak pemerintah bersikap tegas kepada Freeport . Sebab selama Indonesia mendapatkan perlakuan tidak adil dengan pemberian hasil keuntungan sebanyak 1,5%, padahal per tahun Freeport memperoleh 8000 triliun dari hasil mengeruk kekayaan alam bangsa Indonesia, “ tambahnya.

Ilyas meyakini, sumber daya manusia berkualitas dan mampu mengelola tambang di Papua.
“Anak Indonesia pasti mampu mengelola kekayaan alam yang ada di Papua. Intervensi asing khususnya AS di Papua harus dihentikan secepatnya, “ desaknya.

Dirinya juga meminta pemerintah melakukan renegoisasi ulang agar bagi hasil dengan Indonesia menjadi lebih adil. Selain itu, pihaknya juga menolak perluasan Kedutaan Besar AS di Indonesia sebab akan semakin memperkuat dominasi dan melanggengkan intervensi AS kepada Indonesia.

http://kammi.or.id/kammi-menolak-intervensi-as/

KAMMI: Dengan Media Alternatif, Kita Bisa Melawan

Perkembangan industri media massa tanah air sekarang dilanda dua arus besar. Pertama, media mainstream yaitu media yang sudah eksis dan mendarah daging di masyarakat luas. Kedua, media alternatif yaitu jaringan media sosial dan media yang melibatkan dibentuk masyarakat sebagai penyeimbang opini media massa secara umum.

“Dalam praktek lapangan, media mainstream belakangan sangat berbahaya sebab banyak membentuk opini masyarakat. Opini yang terbentuk belum tentu benar karena banyak media mainstream membawa kepentingan baik politik maupun industri pemiliknya, ” ujar eks jurnalis faktapos Ismawan dalam diskusi ” Media Alternatif: Solusi Mencerdaskan Masyarakat” di  Sekretariat PP KAMMI, Matraman, Jakarta Timur, Senin (3/9)

Dirinya menilai, media mainstream cenderung mengabaikan pemberitaan yang berimbang dan menguntungkan kepentingan kelompok tertentu. Akibatnya masyarakat “dibutakan” arus informasi sepihak yang merugikan mereka.

“Setiap hari ada ribuan informasi masuk ke kantor media massa mainstream yang umumnya di Jakarta. Dari sekian banyak, hanya sedikit yang diberitakan dan itu sudah melalui seleksi ketat berbentuk potongan berita, ” tambahnya.

Untuk itu, dirinya mendesak KAMMI dan gerakan mahasiswa lainnya untuk menciptakan media alternatif seperti memanfaatkan rekayasa twitter, facebook dan blog sebagai ajang perlawanan dan perimbangan informasi.

“Jika kita ingin mencerdaskan masyarakat dengan informasi yang benar, bisa dipercaya, dan tidak membodohi masyarakat, maka kita bisa mulai bergerak melalui media alternatif baik secara individu maupun kelompok, ” pungkasnya.

Jika itu gagal dilakukan, maka bahaya “tsunami informasi” akan mengalir deras dan sulit dibendung. Ketika itu terjadi, masyarakat akan mengalami kebekuan pola pikir kritis dan cenderung pasif. (is)

http://kammi.or.id/kammi-dengan-media-alternatif-kita-bisa-melawan/

KAMMI Garut Siapkan Pemimpin Jawa Barat Bermartabat

GARUT – KAMMI Daerah Garut sukses melahirkan para pemimpin muda masa depan usai Pelatihan Kepemimpinan II yang dilaksanakan Kamis-Ahad (30 Agustus-2 September 2012). Acara ini diselenggarakan di Arboretum, Kamojang, Garut dan melibatkan 26 peserta.

Peserta pelatihan tidak hanya berasal dari daerah Garut. Sebab KAMMI Daerah Jakarta, Purwokerto dan Semarang ikut mengirimkan delegasinya dalam agenda tersebut.

Tema besar yang diusung KAMMI Daerah Garut yakni “Mempertegas Jati Diri Muslim Negarawan dalam Bingkai Kebhinekaan menuju Jabar Bermartabat”.

Jawa Barat merupakan provinsi pertama yang dibentuk di Indonesia. Daerah ini memiliki potensi melimpah di dalamnya yang membutuhkan pengelolaan manusia cerdas. Cerdas tidak hanya dimaknai secara konteks akademik namun juga dalam pemahaman realita sosialnya.

“Karakter Muslim Negarawan yang menjadi gagasan mendasar KAMMI ini yang selayaknya termanifestasikan dalam pergerakan membangun daerah, baik dalam levelitasJawa Barat maupun daerah lain,” ungkap Rahmat Laba, ketua KAMMI Daerah Garut di Garut, Ahad (02/8)

Penulis: Sofistika
Editor: Inggar

Sumber : http://kammi.or.id/kammi-garut-siapkan-pemimpin-jawa-barat-bermartabat/

KAMMI Diminta Membumikan Tradisi Ilmiah

Sumbawa - Menjamurnya gerakan organisasi kemahasiswaan merupakan  bentuk bebasnya gerakan dari tekanan dan intimidasi rezim Suharto pada Orde Baru. Sebab ketika Soeharto berkuasa,  aktifitas kemahasiswaan terlumpuhkan, dikekang dan mengalami kemandulan.
“Landasan kekuatan berpikir sebagai sebuah landasan utama adalah dengan menemukan dan mengembangan jati diri mahasiswa. Sebab  itu, gerakan mahasiswa sebagai cermin kemajuan bangsa sudah waktnya tidak lagi mengandalkan kekuatan fisik semata, seperti yang disaksikan dibeberapa media pemberitaan. Sudah seharusnya, mahasiswa menggunkan otak bukan fisik” ungkap Fahri Hamzah saat Deklarasi KAMMI Sumbawa di Sumbawa, Sabtu (28/07).
Mantan ketua umum pertama KAMMI menegaskan, seluruh aktivis KAMMI seharusnya berbicara dengan landasan konsep yang kuat. Dirinya juga meminta kader KAMMI membumikan tradisi-tradisi ilmiah dengan keilmuan yang memadai.
“Kader KAMMI juga harus mampu menjadi komunikator yang handal di tengah-tengah kemajuan tekhologi informasi dan komunikasi sehingga  tidak ditunggangi oleh media” tambahnya.
Sementara ketua umum KAMMI NTB, Ahmad Dahlan mengatakan deklarasi ini merupakan upaya perluasan dakwah KAMMI di NTB khususnya untuk mencetak tokoh perubahan yang bermoral dan berakhlak.
Agenda dekalarasi dihadiri perwakilan BUPATI Sumbawa, Kapolres Sumbawa, anggota DPRD Sumbawa dan OKP lainnya
Dengan penuh semangat, Ubaidillah yang dipercaya sebagai ketua Umum KAMMI Sumbawa berjanji akan menghidupkan gerkan dakwah KAMMI di Sumabawa, tandasnya dengan nada yang tegas. (zein)
editor: Inggar
sumber : http://kammi.or.id/kammi-diminta-membumikan-tradisi-ilmiah/

KAMMI Ponorogo Launching Program “Kaca”

PONORGO - Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Ponorogo mengadakan launching program KACA (KAMMI Cinta Al-Qur’an), Minggu (16/9) bertempat di Masjid Al-Mubarok, kegiatan ini menghadirkan sekitar 32 Peserta yang terdiri dari mahasiswa STAIN, UNMUH, STKIP dan INSURI Ponorogo.
 
Program KACA merupakan bentuk kerjasama KAMMI bersama “UMMI Foundation” untuk tahsin Al-Qur’an.

Koordinator UMMI Ponorogo, Ust Muhammad Wahyudi menyatakan  sangat senang dan memberikan apresiasi positif terhadap program KAMMI Ponorogo.

Dalam kesempatan itu, beliau juga menyampaikan bahwa program di UMMI Foundation akan memberikan servis kepada peserta bukan sekedar bisa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai tajwid, tetapi lebih dari itu yakni diharapkan peserta mampu menjadi seorang pengajar UMMI.
“Saat ini Ponorogo sedang krisis pengajar Al-Qur’an yang bersertifikat. Maka dari itu diharapkan peserta dapat menjadi iron stock untuk pengajaran Al-Qur’an,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator program KACA, Azizah menyampaikan bahwa program belajar Al-Qur’an ini Insya Allah tuntas hanya dalam 15 Kali pertemuan sebagaimana program yang ada di “UMMI Foundation”.

Tak lupa, ketua KAMMI  Ponorogo Akh Sugeng Widodo dalam sambutannya sangat mengharapkan agar peserta sungguh-sungguh dan semoga bisa istiqomah.

Sumber : http://kammi.or.id/kammi-ponorogo-launching-program-kaca/

Sindir Pejabat, KAMMI Semarang Bagikan Kurma

Semarang (17/7) — Dalam rangka menyambut Ramadhan, KAMMI Semarang mengadakan aksi simpatik membagikan kurma dan Jadwal Imsakiyah. Mereka memberikan “hadiah” itu kepada Anggota Dewan dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Semarang.

Aksi pembagian jadwal Imsakiyah dan kurma untuk anggota dewan merupakan sindiran halus kepada pejabat ditingkat Pemkot dan DPRD Kota agar lebih meningkatkan kinerjanya sebagai anggota dewan dan wakil rakyat.

“Semoga Ramadhan ini menjadi momentum penyadaran para wakil rakyat. Mereka diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan memberikan prestasi terbaik kepada masyarakat Semarang. Sebab masyarakat sudah memilihnya sebagai wakil rakyat ” ujar Ketua PD KAMMI Semarang Galih Pramilu di Semarang, Selasa (17/7)

Menurutnya Selama ini kinerja wakil rakyat masih dianggap biasa saja. Belum ada sesuatu yang bisa dikatakan prestasi. Bahkan beberapa kasus menjerat anggota Dewan dan pejabat Pemkot Semarang.
“Momentum Ramadhan ini semoga menjadi momentum introspeksi para wakil rakyat” tegasnya.

Aksi ini diikuti seluruh Kader KAMMI Semarang dan merupakan rangkaian agenda Ramadhan KAMMI Semarang yang mengangkat tema  ‘Ramadhan untuk Semua’.

Dalam kesempatan itu, aksi sempat diwarnai adu argumen anggota Dewan dari Fraksi PDI Perjuangan dengan beberapa aktivis KAMMI. Mereka (anggota DPRD-ed) beralasan aksi ini dilakukan secara mendadak. (Panji)

KAMMI Purwakarta Bersatu Bantu Muslim Rohingya

Islampos.com—BELUM satu pekan lamanya, KAMMI Purwakarta beserta aliansi Mahasiswa Purwakarta, menuntut sikap tegas dan peran aktif pemerintah untuk menghentikan aksi perampasan hak kaum Rohingya di Myanmar. Pada hari Selasa (14/8), KAMMI Purwakarta beserta HMI, PERMATA, PMII, FR, FMI, BEM, Organisasi Masyarakat, beserta aliansi Mahasiswa Purwakarta lainnya melakukan aksi solidaritas yaitu penggalangan dana dan seraya berdo’a bersama untuk saudara muslim yang tengah menderita di Myanmar. Menurut KAMMI Purwakarta, aksi solidaritas ini merupakan bentuk langkah nyata dan kepedulian bahwa KAMMI Purwakarta dan semua elemen yang lain benar-benar merasakan kepedihan yang melanda saudara muslim Rohingya di Myanmar.

“KAMMI Purwakarta mengajak semua elemen masyarakat Purwakarta khususnya untuk ambil bagian dalam aksi ini berdo’a dan menyisihkan sebagian rizkinya untuk saudara muslim etnis Rohingya di Myanmar. Karena memang bantuan moril maupun materil sangat dibutuhkannya.

Sekecil apapun peran kita, itu merupakan bentuk kepedulian yang luar biasa. Dan sekecil apapun perjuangan kita itu merupakan sebuah usaha untuk menyelamatkan kaum Rohingya dari rezim pemerintahan Myanmar, sesungguhnya Allah Maha Tahu sekecil apapun hal yang hamba-Nya perbuat,” ujar Ade Syarifudin, selaku sekretaris umum KAMMI Purwakarta.

Aliansi Mahasiswa Purwakarta berharap bahwa semua elemen baik pemerintah, masyarakat, mahasiswa dan yang lain turut ambil bagian dalam musibah yang menimpa etnis Muslim Rohingya di Myanmar. “Setidaknya, kita dapat meluangkan waktu sejenak di sela-sela aktivitas kesaharian untuk memanjatkan doa, agar penderitaan umat Muslim Rohingya segera berakhir, dan Allah senantiasa memberikan jalan keluar yang terbaik untuk mereka,” tambah Ade. [sm/islampos]

Source

Buka Puasa Bareng, KAMMI Sumut Resmikan Sekretariat Baru

MEDAN – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) se-Sumatera Utara, Minggu (12/08) menggelar kegiatan Serasehan dan Buka Puasa Bersama Alumni di Gelora Baliroom Hotel Madani, Medan Maimun. Kegiatan mengusung tema ’Generasi Boleh Beda, tapi Prinsip Perjuangan Tetap Sama’ . Sebanyak  250 kader dan Alumni KAMMI menghadiri agenda ini termasuk beberapa undangan seperti Ridwan Panjaitan (Ajudan Plt. Gubernur Sumatera Utara), Andi Arba, S.Ag (Anggota DPRD Sumut) Ikrimah Hamidy, ST, M.Si (Wakil Ketua DPRD Kota Medan) dan Suryanda Lubis, S.Ag (Anggota DPRD Kota Medan).

Dalam sambutannya, Ketua Umum Wilayah KAMMI Sumut, Juanda Sukma mengatakan, ”Kegiatan Serasehan dan Buka Puasa Bersama Alumni ini merupakan bagian dari upaya konsolidasi seluruh kader dan alumni KAMMI mulai dari tingkat komisariat, daerah, hingga wilayah.”

Hal senada disampaikan Ketua Umum Daerah KAMMI Medan, Rabuddin Abdullah, S.Pd, ”Kegiatan seperti ini sudah lama kita nanti, disini para kader dan alumni lintas generasi bisa mengenal dan bertemu kembali serta membicarakan tentang KAMMI masa depan.”

”Jadi ketika bertemu di jalan, setiap kader dan alumni bisa saling bertegur sapa, bukan hanya ketika mengajukan proposal saja , ”, jelas Rabudin

Sekretariat Permanen

Adanya kegiatan ini juga menjadi momentum pencanangan sekretariat permanen KAMMI se-Sumut yang ditargetkan mampu dicapai pada tahun 2020.

Ketua Umum pertama KAMMI Sumatera Utara Ikrimah Hamidy, ST. M.Si, selaku  bersama Ketua Umum Daerah KAMMI generasi berikutnya, memukul Gong sebagai simbol peresmian pencanangan sekretariat permanen KAMMI tahun 2020.

”Insya Allah dengan adanya sekretariat permanen kita mampu bergerak lebih baik lagi”. ujar Ridwan Panjaitan, Ajudan Plt.Gubernur Sumatera Utara yang juga alumni KAMMI.

Dirinya menyatakan optimis KAMMI bisa memiliki sekretariat permanen, hanya saja jika setiap kader dan alumni mau mengawal keberlangsungannya, tidak mandek, dan terus berlanjut dalam setiap periode kepengurusan.

Untuk melancarkan program sekretariat permanen ini, Muslim S.E.I, selaku ketua Panitia sekaligus Sekretaris Umum Daerah KAMMI Medan mengemukakan program ’one day, one stone’. ”Setiap kader dan alumni diharapkan menyisihkan dananya setiap hari untuk mewujudkan sekretariat ini, karena Sekretariat merupakan kebutuhan penting bagi gerakan.” ucapnya.

Harapan

Ditanyai mengenai harapan tentang kegiatan ini, Beberapa kader dan alumni KAMMI memiliki perndapat yang sama. ”kegiatan serupa untuk menghimpun kader dan alumni harus dilakukan kembali dan bisa lebih maksimal.”

Kegiatan ini ditutup pukul 19.58 WIB. Pantauan tim peliputan hingga di penghujung acara, temu ramah kader dan alumni terus berlanjut sambil foto bersama. (imp,-red)
editor: Inggar

Source

Ajak Anak Dhuafa, KAMMI Siapkan BBM

Jakarta – Banyak cara aktivis mahasiswa menyambut bulan suci Ramadhan. Salah satunya yang dilakukan PK KAMMI UNJ. Aktivis KAMMI UNJ melakukan agenda bakti sosial kepada warga sekitar Mushola An-Nur yang berlokasi di Jalan Pemuda 1, Rawamangun Jaktim, Selasa (7/8). Dilokasi ini dulunya terdapat sebuah rumah yang sempat menjadi markas pergerakan KAMMI UNJ. Tapi karena adanya musibah kebakaran tahun 2011 lalu, sekretariat KAMMI UNJ itu sekarang hanya menyisakan puing.

“KAMMI mengambil lokasi ini agar lebih dekat dengan masyarakat. Apalagi masyarakat di sini merupakan daerah binaan KAMMI UNJ, ” ujar Kepala Departemen Ekososmas PK KAMMI UNJ.Yanuar Catur di Jakarta, Selasa (7/8).

Menurutnya, agenda Baksos KAMMI UNJ mengusung tema “Berbagi Ceria KAMMI bersama anak-anak dhuafa” Anak-anak dipilih karena mereka adalah penerus estafet kesejahteraan masa depan bangsa. Jadi anak-anak harus mendapatkan perhatian yang serius dari berbagai istansi yang ada, salah satunya adalah KAMMI.

Untuk itu, pihaknya merangkul anak-anak kaum dhuafa dari TPA Nurul Tarbiyah untuk saling berbagi keceriaan di bulan suci Ramadhan.

Acara dimulai sekitar pukul 16.30 dan diisi berbagai kegiatan yang mengundang senyum dan tawa anak-anak seperti games, tausiyah/kultum dan pembagian makanan berbuka puasa. Usai berbuka, kegiatan dilanjutkan dengan sholat maghrib berjama’ah.

“Bukan besar kecilnya suatu pemberian yang menjadi tolok ukur keberihasilan agenda ini tetapi semangat berbagi kepada sesama yang menjadi kunci keberlangsungan sebuah acara Bakti Sosial” tambahnya.

Sebagai upaya tindak lanjut, Yanur menjelaskan akan diadakan  kegiatan “Pesantren Kilat Ramadhan” pada Minggu (12/08). Kegiatan Sanlat akan diramaikan berbagai kegiatan menarik seperti materi, games, mentoring, nonton bareng dan pemberian bingkisan lebaran untuk anak-anak dhuafa. (apn)

editor: Inggar

Source

KAMMI Temui Pengurus Walubi Sulsel Terkait Pembantaian Umat Muslim Rohingya

Makassar, Seruu.com – Puluhan mahasiswa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Senin, (6/8/2012) mendatangi Klenteng Xian Ma, di Jl Sulawesi, Makassar. Tempat tersebut merupakan sekretariat organisasi Perwalian Umat Budha Indonesia (Walubi) Sulawesi Selatan.

Kedatangan sekelompok aktivis dari KAMMI tersebut untuk berdiskusi dengan pengurus Walubi terkait kasus pembantaian umat Islam Rohingya, Myanmar. Menurut salah seorang pengurus KAMMI Makassar, Ardi, kedatangan mereka hanya untuk bersilaturrahmi sekaligus berdisuksi dengan pengurus Walubi. “Kami ingin mengetahui pendapat mereka terkait kasus Rohingya,” kata Ardi, usai melakukan kunjungan.

Mereka beranggapan, bahwa antara pemeluk agama butuh silaturrahmi. Sebab kuat dugaan, terjadinya kasus di Rohingya salah satunya dipengaruhi oleh faktor kurangnya silaturrahmi diantara mereka. “Silaturahmi merupakan satu-satunya cara agar kasus Rohingya tidak terjadi di Negara lain,” tambah Ardi.

Ia menambahkan, bahwa KAMMI tidak pernah mentolerir segala bentuk kekerasan yang mengatasnamakan agama. Karena itu, KAMMI berharap agar sesama umat beragama saling menjaga kedamaian.

Sementara itu, pengurus Walubi Sulawesi Selatan merespon kedatangan mahasiswa KAMMI di Klenteng Xianma, Makassar. Kepada perwakilan KAMMI, Walubi dengan tegas menyatakan mengutuk keras kejadian di Rohingnya, Myanmar.

“Antar pemeluk agama seharusnya anti kekerasan dan justru menanamkan saling cinta damai. Makanya kami mengutuk kekerasan yang terjadi di Rohingya,” kata Wakil Ketua Walubi Sulsel, Yonggris. (Hsb)

Source

Galang Dana Rohingya, KAMMI Aceh Buat Posko

Banda Aceh – Mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Wilayah KAMMI Aceh membuat posko Peduli Rohingya. Pendirian Posko adalah sebagai pusat informasi dan untuk menggalang dana sebagai bentuk kepedulian bagi muslim Rohingya yang mengalami penindasan dari pemerintah Myanmar.

Dalam rilisnya kepada kammi.or.id, PW KAMMI Aceh menyatakan pembantaian yang terjadi sejak tahun 1848 sangat memilukan. Pembantaian, pengusiran dan pencabutan hak yang dilakukan oleh pemerintah Myanmar terhadap etnik rohingya yang merupakan muslim minoritas merupakan bencana terhadap kemanusian,

Oleh karena itu KAMMI Aceh menghimbau dan mengajak warga Aceh agar ikut membantu meringankan beban pengungsi Rohingya. Apalagi kini nasib pengungsi Rohingya terlunta-lunta sebagai menusia kapal. Mereka tidak diterima di negara sendiri dan negara ain untuk mereka. Selain itu, pembantaian terhadap etnik rohingya merupakan benecana terhadap kemanusiaan. KAMMI Aceh berharap partisipasi semua orang dala membatu meringankan beban yang mereka miliki.

Sebagai bentuk kepedulian, PW KAMMI Aceh membuat posko di Masjid Raya Banda Aceh, Letaknya persise di pelataran parkir sebelah kiri Masjid Raya Baiturrahman, berhadapan dengan pasar grosir Barat. Di Posko dipasang spanduk dan foto muslim Rohingya.

Posko akan digelar sampai Selasa (7/8) Setelah tanggal itu, direncanakan posko akan dipnidah ke sekretariat KAMMI Aceh yang terletak di Jalan Prada Utama No 18 F, Komplek Pasar Lamnyong Lamgugob Banda Aceh. Bantuan dana aakan disalurkan melalui PP KAMMI bekerjasama dengan lembaga kemanusiaan yang ada di Indonesia. Untuk warga yang ingin berdonasi, dapat menghubungi Ketua Sosial Kemasyarakatan PW KAMMI Aceh, Agus Fajri (085277622189)

Source

KAMMI Sudirman Gelar Festival Ramadhan

Purwokerto –  Kesatuan Aksi Mahasiwa Muslim Indonesia Daerah Purwokerto terus berkontribusi nyata. Usai melaksanakan “Aksi Solidaritas Peduli Rohingya”, sekarang giliran PK KAMMI Soedirman mengadakan “Festival Ramadhan 1433 H” bersama anak-anak TPA di Desa Arcawinangun, Purwokerto.

Ketua Kammi Komisariat Soedirman Muhammad Ega Elman Miska menyatakan, “Agenda ini merupakan suguhan yang istimewa dari Departemen Sosial Masyarakat Komisariat Soedirman kepada desa binaan”

Agenda ini dimulai tanggal 26 Juli 2012 dan berakhir 5 Agustus 20. Pada perayaan puncak, KAMMI Sudirman megadakan lomba pemilihan dai cilik, lomba azan, lomba kaligrafi, lomba menghafal Al-Quran dan lomba mewarnai.

Festival Ramadhan bertujuan memberikan semangat baru untuk anak-anak, semangat belajar Islam dan semangat untuk mengamalkanya. kegiatan diikuti dengan antusias oleh ratusan murid TPQ dan Madrasah Din-niyah Al-fatah.

Agenda ini berakhir dengan buka bersama antar peserta, panitia dan masyarakat setempat. Festival Rhamadhan 1433H mendapat respon positif dari warga setempat.

“Kami berterimakasih sudah mengadakan kegiatan Ramadhan di TPQ dan Madrasah Dinniah Al-fatah. Sejujurnya kami merasa senang, karena ada sesuatu yang baru dengan datangnya KAMM. Terima kasih sudah bekerja keras membimbing dan memberi suasana yang baru baik bercerita dan pelatihan.” Ujar Dewan pengurus TPQ dan Madrasah Diniyah Al-Fatah, Muhammad Saifullah di Purwokerto, Ahad (5/8)

Dirinya melanjutkan, pihaknya berharap tali silaturrahim TPQ Al-fatah dan Kammi Unsoed tidak putus sampai disini.

KAMMI Aceh Besar Bagikan Ta’jil

Aceh Besar - Ramadhan adalah bulan berbagi. Banyak kegiatan yang sangat utama dilakukan di bulan ini, terutama kegiatan sosial. Inilah yang menjadi motivasi utama Bidang Sosial Masyarakat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Aceh Besar dalam menggelar kegiatan berbagi makanan untuk ta’jil (menyegerakan) berbuka puasa.

Kegiatan ini dilakukan di Simpang Batoh, Aceh Besar, yang sangat ramai pengunjungnya.  Ta’jil dilakukan untuk berbagi menu bukaan bagi mereka yang kekurangan atau untuk orang-orang tidak sempat menyegerakan berbuka puasa, seperti orang yang dalam perjalanan.

“Jangan dilihat dari harga dan jumlah makanan yang dibagikan, namun motivasi berbagi ini tentu lebih penting” jelas Ketua Umum KAMMI Daerah Aceh Besar Periode 2012-2014. bnu Sa’dan di Aceh Besar, Jum’at  (3/8)

Sekitar  seratus paket makanan  dibagikan KAMMI. Ada harapan masyarakat antusias dengan kegiatan ini. Semoga kegiatan ini juga menjadi motivasi bagi masyarakat lain yang memiliki kelebihan.

Berbagi menu ta’jil ini merupakan salah satu kegiatan dalam paket Pelangi Ramadhan yang diusung oleh Bidang Sosmas KAMMI Daerah Aceh Besar. Selain itu juga dilakukan safari Ramadhan, Buka Puasa Bersama serta Pesantren Kilat . (nur aini)

ed: inggar

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Info KAMMI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger